every day is a journey, and the journey itself is home
- Mar 16, 2015
- 1 min read
Hal pertama yang terpikir saat libur panjang?Bener, jalan-jalan. Apalagi kalo kesempatan liburnya setelah rutinitas kerja yang panjang di Jakarta. Jadilah kami berangkat : Saya, Oji dan Cancil ke Lombok. Lombok bukannya tempat tinggalmu lid? Bener. Sekalian pulang sekalian jalan-jalan.
Ada hal menarik sebenarnya kenapa Lombok jadi tujuan travelling kali ini. Pertama, saya memang tinggal di Lombok, tapi seberapa tahu kah saya tentang Lombok itu sendiri. Dari pengamatan di media sosial seperti instagram dan sebagainya (hasek), banyak tempat wisata baru yang booming di Lombok. Seberapa banyak?Banyak banget. Sebagai orang lombok sendiri saya merasa bego. Jadilah tujuan wisata kali ini untuk menjamah rumah sendiri.
Alasan kedua, karena Lombok memang tempat tujuan wisata. Dua teman seperjalanan bukan orang Lombok dan dua-duanya belum pernah ke Lombok. Oji Padang dan Cancil Bogor. Dan ada satu lagi sebenarnya. Iom. Tapi di detik-detik dia terkapar karena sakit dan gagal berangkat. Kasihan.
Perjalanan Jakarta Lombok sekitar dua jam. Tanpa turbulensi udara dan disambut dengan cuaca cerah, kami sampai di Lombok. Sebelum berangkat, kami bikin rencana perjalanan kami selama di Lombok. Just a simple plan. Rencana kami adalah memutari Lombok. Dari bawah ke atas. Dari kiri ke kanan. Dari kantor kami punya waktu 6 hari untuk menjelajah. Maka Lombok akan kami lalap dalam waktu 6 hari tersebut. (to be continued)






Comments